Listrik Desa Lingga Tigga Imbang Lampu Disko dan Rusakkan Alat Elektronik Warga, Boikot Produk Israel Sebagai Bukti Kita Peduli Palestina, Wafatnya Ustaz KH. Zulkarnaen, MD Kahmi Labuhanbatu Yang Pertama Kali Syafari Ramadhan di Musholla A- Ikhwan, Ikatan Alumni MAN (IKAMAN) Rantauprapat Adakan Buka Puasa Bersama dan Agendakan Pemilihan Ketua IKAMAN dan Silaturrahmi Akbar Tahun 2021, Sambut Hangat Masyarakat Sei Penggantungan Team Syafari Ramadhan MD KAHMI Labuhanbatu

Listrik Desa Lingga Tigga Imbang Lampu Disko dan Rusakkan Alat Elektronik Warga

 


Lingga Tiga, Labuhanbatu.
Masyarakat Desa Lingga Tiga Kecamatan Bilah Hulu merasa kesal terhadap tindakan Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang hampir setiap hari terjadi pemadaman listrik di daerah tersebut, anehnya pemadaman ini sering terjadi pada jalur listrik menuju arah Bandar Tinggi sedangkan jalur ke arah Sigambal kota sangat jarang terjadi.

Warga setempat berinisial TN kepada wartawan mengatakan. Jumat (21/05/2021). “Kami warga Desa Lingga Tiga Kecamatan Bilah Hulu Kabupaten Labuhanbatu sangat kecewa dengan petugas PLN yang menangani daerah kami, Sebab. Di tempat kami ini sering sekali listrik padam alias mati lampu,” Ucap TN.

Masih sambung TN, cukup banyak peralatan elektronik kami yang rusak disebabkan terjadinya mati dan hidup berulang – ulang bagaikan lampu disko bahkan karena seringnya mati lampu entah kenapa tagihan listrik saya cukup tinggi tidak seperti biasanya.

” Tolong lah pihak PLN kami sudah bayar tagihan setiap bulannya tanpa mengecewakan PLN dan kenapa  pula la kami tak bisa menikmati apa yang sepantasnya menjadi hak kami. Untuk itu kami meminta kepada pimpinan dan petugas dari PLN agar tidak sesuka hati memadamkan listrik tanpa ada pemberitahuan sebelum nya, Dan perlu di evaluasi kinerja dari petugas PLN tersebut yang diduga tidak bertanggung jawab,” Ungkap TN dengan nada kesal.

” Kenapa pulaklah daerah kami ini yang menjadi target PLN untuk pemadaman, sempat juga mau pindah jalur supaya tidak sering mati seperti tetangga yang berada disamping rumah dan di depan rumah ini tapi biaya yang diminta oleh petugas PLN mencapai 2 jutaan mana la tolok awak itu,” Tutup TN (sd)

0 komentar:

Posting Komentar