Listrik Desa Lingga Tigga Imbang Lampu Disko dan Rusakkan Alat Elektronik Warga, Boikot Produk Israel Sebagai Bukti Kita Peduli Palestina, Wafatnya Ustaz KH. Zulkarnaen, MD Kahmi Labuhanbatu Yang Pertama Kali Syafari Ramadhan di Musholla A- Ikhwan, Ikatan Alumni MAN (IKAMAN) Rantauprapat Adakan Buka Puasa Bersama dan Agendakan Pemilihan Ketua IKAMAN dan Silaturrahmi Akbar Tahun 2021, Sambut Hangat Masyarakat Sei Penggantungan Team Syafari Ramadhan MD KAHMI Labuhanbatu

2018 Labuhanbatu Belum Merdeka

Labuhanbatu. Dalam kondisi yang serba canggih dan maju saat sekarang ini, salah satu Kabupaten ternama di Sumatera Utara dan disebut – sebut sebagai “Kota Dollar”  yakni Kabupaten Labuhanbatu dengan kondisi sumberdaya  alam yang melimpah ruah dan banyak berdiri kokoh pabrik –  kelapa sawit yang merupakan sumber pendapatan Daerah bahkan menjadi sember pendapatan Negara.
Namun sangat tragris ketika salah satu Desa tidak tersentuh oleh infrastruktur pembangunan jalan yang memadai sebagaimana kita ketahui bersama saat ini pemerintah kita presiden Jokowidodo sangat gencar melakukan pembangun infrastruktur khususnya pembangunan jalan – jalan.
Desa Jawi – jawi Seberang Kecamatan Panai Hulu Kabupaten Labuhanbatu Kamis (10/25/2018) kurang lebih pukul 13.00 WIB Jurnalis Labuhanbatu Dalam Berita berpapasan dengan beberapa anak kecil yang memakai seragam sekolah hampir sekujur tubuhnya berlumuran lumpur jalanan begitupun beberapa kendaraan sepeda motor yang berkelahi dengan lumpur jalanan menuju Desa Jawi – jawi Seberang sampai menuju Desa Kampung Masjid Labuhanbatu Utara.
Saat dikonfirmasi dengan beberapa warga M. Efendi(28) salah seorangan aktifis lingkungan dan Thamrin(32) seorangan tenaga pendidik di sebuah sekolah dasar menyampaikan kepada Labuhanbatu Dalam Berita.“keadaan jalan ini sudah berlangsung sangat lama namun pemerintah daerah terkesan tutup mata sebenarnya mereka sudah tau dengan kondisi jalan seperti ini dan diperparah ketika kondisi sedang musim hujan. Saya prihatin sekali melihat siswa – siswi saya ketika sampai di sekolah dengan kondisi berlumuran lumpur namun saya hanya seorang tenaga pengajar yang status saya saja masih abu – abu tambah Thamrin sambil sedikit melebarkan senyumnya. Sekarang pak H. Andi Suhaimi Bupati kita ondaknya jalan – jalan la do ia kakampung kai ika mangapa biar merdeka kampung kai ika..! tambah M. Efendi dengan logat dan bahasa bilahnya sambil.(sd)

0 komentar:

Posting Komentar